Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.
Jangan cepat-cepat marah- Jadilah baik, jadilah pemaaf, jadilah sabar.
Kemarahan akan membawa kehancuran. Ketika Herodes marah karena orang Majus tidak kembali dan memberitahu dimana Yesus berada, ia memerintahkan prajuritnya untuk membunuh semua anak yang berusia dibawa dua tahun. Kemarahannya telah menghasilkan bencana.
Hati-hati dengan kemarahan. Jika kita tidak memiliki penguasaan diri dan mudah sekali emosi, maka kemarahan kita akan menghasilkan kehancuran. Kemarahan kita dapat menghancurkan hati pasangan kita, anak-anak kita, orang tua kita atau teman-teman kita.
Ketika orang lain terluka oleh kemarahan kita, maka tidak mudah mereka dipulihkan. Mungkin kita sudah lupa akan kemarahan kita ataupun kita sudah meminta maaf, namun akibat kemarahan kita masih memiliki dampak buruk.
Belajarlah untuk memiliki penguasaan diri. Dengan demikian kita akan menjadi orang yang tidak mudah marah. Tuhan memberkati