Yunus 1:1-17

Tidak ada yang menyukai saat-saat dilanda badai, namun sebelum kita tiba di surga, badai akan selalu menjadi bagian dalam hidup kita. Fondasi dasar untuk memahami badai-badai yang kita hadapi terdapat di Mazmur 103:19. Apa pun yang tampaknya menjadi sumber badai itu, Tuhan pada akhirnya mengendalikan setiap situasi, karena Dia berkuasa atas segala sesuatu.

Tuhan memakai badai-badai untuk…
Membawa kita kepada pertobatan. Kita kadang menimbulkan kekacauan dengan pilihan-pilihan berdosa kita sendiri. Namun seperti Yunus, kita akan mendapati bahwa Tuhan selalu menyertai kita – bahkan ketika kita tidak taat – dan menarik kita untuk kembali pada-Nya.

Menumbuhkan kita secara rohani. Masalah memaksa kita untuk bersandar pada kuasa Tuhan daripada kekuatan kita sendiri. Kita belajar bertahan, bertekun dan berserah pada Bapa agar Dia dapat membuat kita makin seperti Kristus.

Menyatakan diri-Nya pada kita. Saat-saat badai memberi kita perspektif yang lebih tepat tentang Tuhan dan cara kerja-Nya. Pengertian ini seringkali muncul ketika kita menghadapi badai dan melihat cara-Nya mengantar kita melewati badai itu. Lalu kita menyadari bahwa kuasa-Nya cukup dan tujuan-Nya baik.

Milikilah penghiburan dengan mengetahui bahwa Tuhan mengendalikan badai-badai Anda, dan kuasa-Nya yang besar dan kasih-Nya yang tak pernah gagal memerintah atas apa pun yang Anda hadapi.