Yang Baik atau Paling Baik
… jika engkau ke kiri, maka aku ke kanan, jika engkau ke kanan, maka aku ke kiri. (Kejadian 13:9) Segera setelah Anda mulai menghayati kehidupan iman kepada Allah, maka berbagai hal yang memesona dan memuaskan secara jasmani segera terbuka di hadapan Anda. Hal-hal ini adalah hak Anda. Namun, jika Anda menghayati kehidupan iman maka Anda […]
Kegembiraan dalam Keputusasaan
Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati. (Wahyu 1:17) Seperti rasul Yohanes, mungkin Anda mengenal Yesus Kristus secara akrab. Namun, bila Dia mendadak menampakkan diri kepada Anda dengan sifat yang sama sekali tidak biasa – yang unfamiliar, satu-satunya reaksi Anda ialah “sujud di depan kaki-Nya sama seperti orang […]
Kegembiraan dalam Keputusasaan
Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati. (Wahyu 1:17) Seperti rasul Yohanes, mungkin Anda mengenal Yesus Kristus secara akrab. Namun, bila Dia mendadak menampakkan diri kepada Anda dengan sifat yang sama sekali tidak biasa – yang unfamiliar, satu-satunya reaksi Anda ialah “sujud di depan kaki-Nya sama seperti orang […]
Penjelasan Mengenai Kesulitan Kita
supaya mereka semua menjadi satu, sama seperti Engkau, ya Bapa, di dalam Aku dan Aku di dalam Engkau, agar mereka juga di dalam Kita. (Yohanes 17:21) Jika Anda sedang mengalami keterasingan atau kesendirian, bacalah Yohanes 17. Itu akan menjelaskan dengan tepat mengapa Anda berada dalam keadaan tersebut – karena Yesus telah berdoa agar Anda menjadi […]
Memiliki Iman yang “Tidak Masuk Akal”
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kehendak-Nya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. (Matius 6:33) Bila kita memandang pada kata-kata Yesus ini, kita segera mendapatinya sebagai kata-kata paling revolusioner yang pernah didengar telinga manusia. “…carilah dahulu Kerajaan Allah… ” Bahkan orang yang paling rohani atau spiritually-minded di antara kita tidak lepas dari argumentasi yang sebaliknya, […]
Menjadikan Jiwa Kita Milik Kita
Kalau kamu tetap bertahan, kamu akan memperoleh hidupmu. (Lukas 21:19) Bila seseorang dilahirkan kembali, akan ada waktu ketika ia tidak mempunyai vitalitas pemikiran dan penalaran yang dimilikinya sebelumnya. Kita harus belajar mengekspresikan hidup baru ini dalam kita, membentuk “pikiran Kristus”(lihat Filipi 2:5). Yang dimaksudkan ayat di atas, kita berusaha memperoleh hidup kita melalui kesabaran. Akan […]
Dari Kehancuran Aku Bangkit
Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? (Roma 8:35) Allah tidak membuat anak-Nya kebal dari kesesakan; Dia berjanji,“Aku akan menyertai dia dalam kesesakan”(Mazmur 91:15). Tidak menjadi soal betapa nyata atau menyesakkan kesukaran itu; tidak ada kesukaran yang dapat memisahkan seseorang dari hubungannya dengan Allah. “Tetapi, dalam semuanya itu kita lebih daripada orang orang yang […]
Hidup Bersahaja – Namun, Tetap Fokus
Pandanglah burung-burung di langit … Perhatikanlah bunga bakung di ladang …. (Matius 6:26,28) “Perhatikanlah bunga bakung di ladang yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal — bunga-bunga itu hanya ada! Pikirkanlah tentang laut, udara, matahari, bintang-bintang dan bulan — semuanya juga hanya ada di tempatnya masing-masing, simply there– tetapi betapa besar apa yang diberikannya bagi […]
Kenaikan Kristus dan Jalan Masuk Kita
Ketika Ia sedang memberkati mereka, Ia berpisah dari mereka dan terangkat ke surga. (Lukas 24:51) Kita tidak mempunyai pengalaman dalam hidup kita yang sesuai dengan peristiwa-peristiwa dalam hidup Tuhan setelah pemuliaan-Nya di gunung. Sejak saat itu Ia memberikan seluruh hidup-Nya menjadi pengganti bagi kita. Sebelum pemuliaan (transfiguration), Dia menyatakan kehidupan Seorang Manusia yang sempurna. Akan […]
Mengenali Kekayaan yang Disediakan Allah
… kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi. (2 Petrus 1:4) Kita dipanggil untuk “mengambil bagian dalam kodrat ilahi yaitu menerima dan mengambil bagian dalam sifat Allah sendiri melalui janji-janji-Nya. Kemudian, kita harus melibatkan kodrat ilahi (divine nature) itu dalam kodrat manusiawi (human nature) kita dengan mengembangkan godly habit — kebiasaan saleh. Kebiasaan pertama yang […]