Amsal 3:1-6

Jika Anda pernah tersesat di hutan,Anda tahu rasanya kuatir,bingung,dan panik yang disebabkan oleh situasi seperti itu.Sekarang pikirkan apa bedanya bila Anda mengetahui bahwa ada kompas di saku Anda.Secara rohani, kita memiliki kompas — yaitu,Firman Tuhan.Tapi itu tidak ada gunanya kecuali kita membiarkannya membimbing kita.

Kadang-kadang,kita mungkin tidak mengikuti tuntunan Firman Tuhan karena …
Mengabaikan.Kadang-kadang kita begitu sibuk menjalani kehidupan sehingga kita lupa untuk melihat kompas Tuhan untuk memastikan bahwa kita sedang menuju ke arah yang benar.

Keangkuhan.Kita sering ingin menentukan nasib kita sendiri.Banyak dari kita lebih suka merencanakan tindakan dengan mengandalkan kekuatan,hikmat,dan kemampuan kita sendiri.

Pengalih Perhatian.Jalan ketaatan kepada Tuhan tidak selalu mudah.Bahkan,terkadang itu bisa sangat menantang. Iblis menawarkan jalan lain yang menjanjikan kesenangan dan kemudahan bila kita mau mengabaikan kompas,lalu mengikutinya.Meskipun rute-rute ini tampak menyenangkan pada awalnya,namun itu hanya mengarah pada hati yang hancur dan keputusasaan.

Kesulitan.Setiap kali rintangan muncul di jalan,kecenderungan alami kita adalah mencoba dan berusaha menemukan jalan di sekitar mereka.Tetapi dengan mengabaikan kompas Allah dan melangkah keluar dari jalan-Nya,kita akan kehilangan berkat yang Dia ingin berikan kepada kita melalui masa sulit — yaitu keuntungan-keuntungan seperti iman yang kuat dan karakter yang seturut dengan-Nya.

Mengapa kita harus mengembara bila kompas Tuhan telah tersedia? Biarkan Alkitab menjadi panduan Anda dalam perjalanan hidup.Tuhan menjanjikan hari-hari yang produktif dan tahun-tahun yang bermanfaat jika Anda mengikuti jalan-Nya.Dia akan mengarahkan setiap langkah Anda,dan damai sejahtera-Nya akan menopang Anda,bahkan selama masa-masa yang sulit.

Bacaan Alkitab Setahun:Ayub 13-16