“…dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya.” (Luk. 1:17)

 

Ayat di atas berbicara tentang Yohanes pembaptis.  Ia memiliki tugas untuk mempersiapkan umat yang layak bagi Tuhan.  Umat yang layak adalah mereka yang sudah dipulihkan di dalam hubungan keluarga dan hubungan dengan Tuhan.

Sebenarnya ayat ini juga berbicara tentang kita.  Kalau Yohanes pembaptis mempersiapkan umat yang layak bagi kedatangan Yesus yang pertama maka kini kita harus mempersiapkan diri menjadi umat yang layak di hadapan Tuhan menjelang kedatangan Yesus kedua kali.

Salah satu ciri umat yang layak adalah hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya.  Ini berbicara tentang perlunya pemulihan bapa-bapa di dalam rumah tangga.

Ada hal menyedihkan di dalam gereja saat ini yakni peran bapa dalam rumah tangga tidak berfungsi.