Ibrani 4:14-16
Namun bersyukur,ceritanya tidak berakhir sampai di situ. Oleh karena kasih dan kemurahan-Nya,Allah mengutus Putra-Nya untuk tinggal di antara kita.Yesus mengalami kesukaran dan pencobaan yang sama seperti yang dialami semua manusia,namun Dia tidak berbuat dosa. Juru Selamat memilih untuk mati menggantikan kita dan menanggung hukuman dosa-dosa kita.
Tidak ada kasih yang lebih besar,kata Alkitab, daripada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabatnya (Yohanes 15:13).Yesus lebih dari itu – Dia mati untuk kita ketika kita masih menjadi musuh-Nya (Roma 5:10).Sesungguhnya Dia akan tetap mengorbankan nyawa-Nya sekalipun Anda adalah satu-satunya orang yang pernah ada.Dengan janji memberi pengampunan dan hidup kekal,Kristus mengundang orang berdosa untuk percaya dan mengikut Dia.
Ketika kita percaya kepada Yesus,kita diangkat menjadi anak-anak Allah dan menerima Roh-Nya yang tinggal di dalam kita,serta memberkati kita dengan berlimpah sukacita,damai sejahtera dan pimpinan.Karena selalu disambut di tahta kasih karunia,orang percaya kini memiliki akses untuk bercakap-cakap dengan Bapa setiap waktu. Dia berjanji akan mendengar dan menjawab kerinduan hati kita yang bertobat.Dan Yesus menjadi Pengantara kita,yang berdoa untuk kepentingan kita.
Kita tidak layak memperoleh undangan Tuhan untuk menjalin hubungan yang intim dengan Dia. Namun karena anugerah-Nya,Dia mengasihi dan berbelas kasihan pada kita.Sungguh suatu hak istimewa saat kita dapat menghampiri tahta Raja,dan mengetahui bahwa Dia mendengar, mengerti dan peduli.Bersandarlah pada kasih Allah,dan nikmatilah persekutuan yang manis dengan-Nya.
Bacaan Alkitab Setahun:Kejadian 4-7